fikiryazilari– Apple resmi memperlihatkan uji ketahanan iPhone Air yang hanya setebal 5,6 mm. Banyak pihak sebelumnya meragukan kekuatan bodi tipis ini.
Dalam video berdurasi 17 detik, iPhone Air ditekan mesin khusus dengan beban 130 pon atau setara 59 kg. Hasilnya, perangkat tetap kokoh tanpa mengalami bengkok. Pengujian ini dirilis untuk menjawab keraguan konsumen terkait ketahanan produk terbaru tersebut.
Keraguan publik wajar muncul karena kasus “bendgate” yang menimpa iPhone 6 pada 2014. Saat itu, banyak pengguna mengeluh perangkat mudah melengkung ketika diletakkan di saku celana. Apple tampaknya tidak ingin kejadian serupa terulang pada produk generasi baru.
Dilansir Tom’s Guide, Minggu (21/9/2025), video ini menjadi bagian dari strategi Apple untuk menunjukkan kualitas manufaktur. Perusahaan menegaskan, desain tipis bukan berarti kompromi terhadap kekuatan. Material yang digunakan iPhone Air disebut lebih kuat dan tahan tekanan.
Pengujian semacam ini penting untuk menjaga kepercayaan pasar. Apalagi, iPhone Air digadang sebagai salah satu inovasi desain tertipis yang pernah dirilis Apple. Dengan hasil uji positif, perangkat ini diharapkan lebih meyakinkan konsumen yang khawatir akan daya tahan.
Ke depan, Apple kemungkinan akan terus menampilkan transparansi pengujian produk untuk meredam spekulasi. Langkah ini juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengutamakan kualitas sekaligus pengalaman pengguna.
Baca Juga : “AHRT Targetkan Kemenangan di Mandalika Racing 2025“
iPhone Air Andalkan Rangka Titanium dan Ceramic Shield Generasi Baru
Apple menegaskan kualitas ketahanan iPhone Air melalui serangkaian uji laboratorium. Ponsel tertipis buatan perusahaan ini tetap kokoh meski ditekan.
Dalam pengujian, iPhone Air kembali ke bentuk semula tanpa kerusakan bodi. Hal ini berkat penggunaan rangka titanium grade 5 yang dikenal ringan namun sangat kuat. Material tersebut sebelumnya banyak digunakan di industri kedirgantaraan dan medis karena keandalannya terhadap tekanan dan korosi.
Selain iPhone Air, Apple juga memamerkan ketahanan iPhone 17 Pro. Perangkat dijatuhkan ribuan kali di berbagai permukaan demi memastikan performa harian tetap optimal. Uji jatuh ini menambah keyakinan bahwa lini terbaru iPhone dirancang untuk menghadapi kondisi nyata pengguna.
Apple turut menyoroti lapisan Ceramic Shield 2 yang dipasang di semua seri terbaru. Teknologi kaca ini diklaim memberikan perlindungan gores hingga tiga kali lebih kuat dibanding generasi sebelumnya. Fitur tersebut menjadi nilai tambah bagi konsumen yang menuntut daya tahan tinggi tanpa mengorbankan desain elegan.
Langkah transparan Apple dalam memperlihatkan uji produk menegaskan keseriusan menjaga standar manufaktur. Dengan kombinasi rangka titanium, uji jatuh ekstrem, dan pelindung layar canggih, iPhone generasi baru diharapkan mampu menjawab keraguan pasar.
Ke depan, inovasi material dan teknologi proteksi kemungkinan akan terus diperkuat Apple. Strategi ini tidak hanya menjaga reputasi perusahaan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen global terhadap lini iPhone terbaru.
Baca Juga : “Rusia Kembangkan Satelit Internet Saingi Starlink“






Leave a Reply