fikiryazilari -TikTok menghadirkan TikTok AI Fitur terbaru yang memudahkan kreator membuat konten. TikTok mengumumkan tiga fitur terbaru berbasis AI pada US Creator Summit di Amerika Serikat. Fitur ini dirancang untuk mempermudah kreator membuat dan menyunting konten, sekaligus meningkatkan peluang monetisasi.
Fitur pertama, Smart Split, memungkinkan kreator mempersingkat video panjang menjadi klip yang lebih pendek. Alat ini ideal untuk podcast, rekaman sehari penuh, atau video berdurasi lebih dari satu menit. Pengguna cukup memilih bagian video yang ingin dipotong, kemudian Smart Split otomatis menyesuaikan durasi, menambahkan teks, dan membingkai ulang konten secara vertikal. Fitur ini sudah tersedia secara global melalui TikTok Studio di platform web.
Fitur kedua, AI Outline, membantu kreator membuat kerangka video sebelum rekaman. Alat ini menghasilkan judul, tagar, hook, dan skrip otomatis sesuai topik populer. Hasil kerangka tetap bisa diedit kreator agar sesuai gaya masing-masing. AI Outline diluncurkan terbatas mulai 29 Oktober 2025, khusus untuk kreator di AS, Kanada, dan pasar tertentu. Rencana peluncuran global akan menyusul dalam beberapa minggu mendatang.
Fitur ketiga, Pembaruan Bagi Hasil Langganan, memberi kreator hingga 90 persen pendapatan. Kreator menerima 70 persen standar, dan bisa mendapatkan tambahan 20 persen jika memenuhi syarat seperti minimal 10 ribu pengikut, 100 ribu views per bulan, dan mengunggah tiga video langganan.
Menurut Newsroom TikTok, “Kami ingin memberdayakan kreativitas manusia dengan alat bertenaga AI yang memudahkan pembuatan, penemuan, dan koneksi konten orisinal.” Dengan pembaruan ini, TikTok berharap kreator dapat lebih fokus pada kualitas konten, sambil memaksimalkan monetisasi melalui teknologi AI canggih.
Baca Juga: “Tunda Kenaikan Cukai, Pemerintah Pertahankan Industri Rokok“
TikTok AI Fitur Smart Split Mempercepat Penyuntingan Video
Pelaku usaha di TikTok Shop semakin memanfaatkan analisis data untuk meningkatkan performa penjualan di tengah persaingan social commerce yang ketat.
Pendekatan berbasis data membantu penjual membaca perilaku konsumen, menentukan kategori produk potensial, dan mengidentifikasi konten atau livestream yang paling efektif. Strategi ini menjadi kunci mempertahankan daya saing seiring pertumbuhan jumlah kreator dan penjual aktif di platform.
Menurut data industri, TikTok Shop mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam perdagangan digital di Indonesia. Tren ini mendorong kebutuhan solusi analitik yang mampu memberikan panduan tepat bagi pelaku usaha daring.
Salah satu platform yang banyak digunakan adalah Kalodata, yang menawarkan identifikasi kategori produk dan konten potensial, pemantauan kompetitor, analisis tren produk, hingga pencarian kreator serta video populer. Kalodata juga menyediakan edukasi dan solusi data untuk mendukung perkembangan bisnis social commerce.
“Kami melihat pemanfaatan data menjadi faktor penting agar penjual bisa menyesuaikan strategi dengan preferensi konsumen dan tren pasar terbaru,” kata perwakilan Kalodata.
Ke depannya, pelaku TikTok Shop yang mengadopsi analitik berbasis data diperkirakan mampu meningkatkan efektivitas pemasaran, menumbuhkan loyalitas konsumen, dan memperluas jangkauan penjualan secara signifikan.
Baca Juga: “Hujan Ekstrem Sebabkan Banjir dan Korban Jiwa di New York“






Leave a Reply