fikiryazilari.net – Ben White akhirnya kembali dipanggil untuk memperkuat tim nasional Inggris, setelah absen sejak Piala Dunia 2022. Pemanggilan ini terjadi karena bek muda Jarell Quansah mengalami cedera otot paha kiri pada Minggu, sebagaimana dilaporkan The Athletic pada Senin.
White, bek kanan Arsenal berusia 28 tahun, sebelumnya tampil dalam empat laga Inggris di era Gareth Southgate dan termasuk dalam skuad Piala Dunia 2022 di Qatar. Namun, ia meninggalkan skuad sehari setelah kemenangan 3-0 Inggris atas Wales dan tidak kembali membela The Three Lions sejak saat itu.
Pada Maret 2024, Southgate mengungkapkan bahwa Direktur Olahraga Arsenal, Edu, menghubungi dirinya dan direktur teknis FA John McDermott untuk menyampaikan bahwa White tidak ingin masuk skuad Inggris. Keputusan ini membuat White absen dalam Piala Eropa 2024, turnamen terakhir di bawah arahan Southgate.
Kesempatan Baru di Era Tuchel
Ketika Thomas Tuchel mengambil alih timnas Inggris dan mengumumkan skuad pertamanya pada Maret 2025, ia menyatakan sudah berbicara dengan White. Bek Arsenal itu ternyata ingin kembali membela Inggris. Meski demikian, sepanjang 2025 White tidak masuk skuad karena pertimbangan kebugaran dan kompetisi posisi.
Kini, dengan pensiunnya Kyle Walker dan Kieran Trippier dari timnas, serta cedera Reece James dan tidak dipanggilnya Trent Alexander-Arnold, posisi bek kanan menjadi terbuka menjelang Piala Dunia 2026. Cedera Quansah membuat White bersaing dengan Djed Spence dan Tino Livramento untuk memperebutkan posisi utama.
White dijadwalkan akan tampil dalam laga uji coba melawan Uruguay pada Jumat, 27 Maret. Pemain ini telah kembali menemukan ritme permainan di Arsenal, dengan 21 penampilan musim ini meski sebelumnya sempat absen 18 bulan karena cedera, termasuk cedera hamstring pada Desember.
Dampak Kembalinya White untuk Inggris
Kembalinya White memberikan pilihan lebih stabil di sisi kanan pertahanan. Kehadiran pemain yang berpengalaman di Premier League dapat meningkatkan fleksibilitas taktik Tuchel. White dikenal tangguh dalam duel satu lawan satu, mampu membaca serangan lawan, dan memiliki kemampuan distribusi bola dari lini belakang yang baik.
Selain White, skuad Inggris juga mendapat tambahan setelah Harvey Barnes dari Newcastle United dipastikan masuk, menggantikan Eberechi Eze yang mundur akibat cedera. Hal ini memperkuat opsi serangan sayap Inggris menjelang pertandingan uji coba dan kualifikasi Piala Dunia.
Perspektif Menjelang Piala Dunia 2026
Kembalinya White menjadi indikasi bahwa Tuchel ingin mengoptimalkan pengalaman pemain untuk menghadapi kompetisi global mendatang. Dengan absennya beberapa pemain senior, persaingan di posisi bek kanan akan menentukan siapa yang menjadi starter utama. White harus menunjukkan performa maksimal dalam uji coba melawan Uruguay untuk memantapkan posisinya.
Kebugaran dan konsistensi permainan White di Arsenal menjadi faktor kunci. Jika ia mampu tampil solid, bek Arsenal ini berpotensi menjadi pilihan utama Inggris di Piala Dunia 2026, sekaligus menutup babak ketidakhadirannya selama lebih dari tiga tahun di tim nasional.
Dengan latar belakang cedera dan absensi panjang, kembalinya Ben White juga menjadi momentum penting bagi Inggris untuk memperkuat pertahanan menjelang turnamen besar. Kehadiran pemain berpengalaman ini diharapkan membawa keseimbangan antara stabilitas defensif dan kreativitas serangan dari sisi kanan.






Leave a Reply