fikiryazilari.net – Gelandang Arsenal, Kai Havertz, dipastikan absen sementara akibat cedera otot. Absennya termasuk pada derby London Utara kontra Tottenham Hotspur, Sabtu, 22 Februari.
Pemain Jerman berusia 26 tahun itu baru kembali bermain bulan lalu setelah hampir absen sepanjang 2025 karena cedera sebelumnya. Dalam empat pertandingan terakhir Arsenal, Havertz mencatat dua gol dan dua assist, menegaskan kontribusinya di lini tengah.
Sebelum derby, Arsenal akan menghadapi Brentford pada 13 Februari, Wigan Athletic di Piala FA pada 15 Februari, dan Wolverhampton Wanderers pada 22 Februari. Havertz dipastikan tidak akan tampil di semua laga tersebut.
Riwayat Cedera dan Pemulihan
Havertz mengalami beberapa cedera signifikan dalam setahun terakhir. Pada Februari 2025, ia menderita robek hamstring kanan saat mengikuti pemusatan latihan Arsenal di Dubai. Cedera itu membutuhkan operasi dan pemulihan panjang.
Ia sempat kembali menjelang akhir musim 2024/2025, namun cedera lutut pada Agustus membuatnya absen lima bulan berikutnya. Cedera otot terbaru ini tidak dianggap separah cedera sebelumnya, namun tetap memerlukan istirahat.
Dampak Absennya Havertz pada Skuad Arsenal
Absennya Havertz menambah daftar panjang pemain Arsenal yang cedera, termasuk Mikel Merino, Martin Odegaard, Bukayo Saka, dan Max Dowman.
Manajer Mikel Arteta mengatakan, “Para dokter puas dengan hasil operasi Merino. Perkiraan pemulihannya beberapa bulan, apakah tiga, empat, atau lima bulan, belum pasti.”
Arteta juga menambahkan, “Max masih belum tersedia. Sisanya seperti Saka, Odegaard, dan Leandro Trossard akan kami evaluasi bersama tim medis.”
Havertz lebih sering dimainkan di lini tengah beberapa pekan terakhir. Absennya terasa signifikan karena Merino juga menepi cukup lama.
Baca juga: “Menpora Apresiasi Atlet Biliar Cilik Tampil Internasional”
Performa Havertz Setelah Kembali
Havertz kembali masuk skuad Arsenal untuk pertama kali sejak kemenangan 1-0 atas Manchester United pada 30 Desember, meski tidak dimainkan.
Ia benar-benar bermain dalam kemenangan Piala FA atas Portsmouth pada 11 Januari, tampil lebih dari 20 menit. Kemudian, Havertz menjadi starter menghadapi Kairat Almaty di Liga Champions, mencetak satu gol dan satu assist hanya dalam babak pertama.
Pada semifinal Piala Liga Inggris 3 Februari, Havertz masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol penentu kemenangan melawan bekas klubnya, Chelsea. Ia juga tampil sebagai pemain inti saat Arsenal menang melawan Leeds United dan Sunderland.
Konteks Tambahan dan Pandangan ke Depan
Cedera yang dialami Havertz menyoroti pentingnya rotasi pemain dan manajemen beban fisik di Arsenal. Tim medis klub terus memantau kondisi pemain agar pemulihan optimal dan risiko cedera berulang dapat diminimalkan.
Arsenal menghadapi jadwal padat dalam beberapa pekan ke depan. Absennya Havertz memberikan peluang bagi pemain lain untuk mengambil peran di lini tengah, termasuk pendatang baru atau pemain muda yang siap bersaing.
Manajemen klub dan Arteta menekankan bahwa pemulihan Havertz lebih diutamakan daripada memaksakan tampil, demi menjaga performa jangka panjang. Strategi ini juga mendukung target Arsenal di Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions.
Pemulihan yang tepat diharapkan membuat Havertz kembali fit, produktif, dan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi Arsenal pada laga-laga penting musim ini.
Baca juga: “Brentford vs Arsenal, Ini Prediksi Susunan Pemain The Gunners Minus Saka dan Havertz”






Leave a Reply