fikiryazilari.net – Atlet ski asal Australia, Cooper Woods, mencetak kejutan besar di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026. Pada Kamis, 12 Februari 2026, ia merebut medali emas nomor moguls putra di Livigno, Italia, setelah mengalahkan legenda moguls asal Kanada, Mikael Kingsbury, lewat duel tiebreak yang sangat ketat.
Duel Sengit Antara Woods dan Kingsbury
Di babak final, Woods dan Kingsbury sama-sama mencatat skor 83,71 poin. Penentuan juara dilakukan melalui nilai turn score, di mana Woods unggul tipis 48,4 poin, sedangkan Kingsbury mencatat 47,7 poin. Dengan hasil ini, Kingsbury harus puas membawa pulang medali perak.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Woods, karena sebelumnya ia belum pernah naik podium di Olimpiade maupun Kejuaraan Dunia. Pada Olimpiade Beijing 2022, ia hanya finis di urutan keenam.
“Saya masih belum percaya. Saya kehabisan kata-kata, sangat emosional, sangat bangga,” kata Woods. “Pagi ini saya tidak memiliki ekspektasi. Saya hanya ingin bermain ski dan tetap yakin pada kemampuan saya.”
Woods Catat Sejarah Pribadi
Atlet berusia 25 tahun ini berhasil mengalahkan salah satu pesaing terkuat dunia, yang telah mengoleksi banyak medali Olimpiade dan Kejuaraan Dunia. Woods menekankan, “Jarang sekali Anda bisa mengalahkan Mikael. Kemenangan ini benar-benar spesial bagi saya.”
Kemenangan ini juga menandai lonjakan performa luar biasa bagi Australia di nomor moguls putra. Sebelumnya, medali emas di kategori ini biasanya didominasi Kanada, Swedia, dan Jepang.
Mikael Kingsbury Tampil Solid Meski Kalah
Mikael Kingsbury, juara Olimpiade PyeongChang 2018 dan peraih dua medali perak Olimpiade, menunjukkan performa kuat sepanjang kompetisi. Ia sempat memimpin hingga aksi terakhir Woods.
“Saya merasa luar biasa. Saya sangat puas dengan permainan ski saya,” ujar Kingsbury. “Pertandingan berlangsung ketat hingga tiebreak, dan sayangnya saya tidak beruntung.”
Atlet berusia 33 tahun ini menegaskan, meski kalah, ia tetap berkomitmen untuk menjaga performanya di tingkat tertinggi. “Saya semakin tua, tapi terus berusaha kembali ke level ini,” tambahnya.
Peraih Medali Lain dan Juara Bertahan
Medali perunggu diraih Ikuma Horishima dari Jepang dengan skor 83,44 poin, setelah menampilkan lompatan terakhir yang impresif. Horishima terus mengejar medali emas Olimpiade, yang belum pernah ia raih.
“Saya sudah mencoba tiga kali sebelumnya. Perjalanan ini panjang dan sulit, tapi saya tidak menyerah,” ujar Horishima.
Sementara itu, juara bertahan asal Swedia, Walter Wallberg, gagal mempertahankan podium dan finis di posisi keempat.
Dampak Kemenangan Woods dan Perspektif ke Depan
Kemenangan Woods menandai kemunculan bintang baru di dunia moguls. Atlet muda ini kini menjadi sorotan dunia ski freestyle, terutama setelah mengalahkan atlet legendaris Kanada.
Dengan performa ini, Woods berpotensi menjadi pesaing serius pada kejuaraan dunia berikutnya dan Olimpiade mendatang. Australia kini semakin dikenal sebagai negara yang mampu bersaing di nomor moguls putra, yang sebelumnya jarang menjadi kekuatan utama.
“Kemenangan ini memberi motivasi besar untuk karier saya selanjutnya. Saya ingin terus berkembang dan mengukir sejarah di olahraga ini,” tutup Woods.






Leave a Reply