fikiryazilari.net – Band metal asal Amerika, Avenged Sevenfold, akan kembali menyapa penggemar Indonesia atau yang dikenal sebagai Deathbat melalui konser besar bertajuk Avenged Sevenfold Live in Indonesia. Pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium pada 10 Oktober 2026, menandai kembalinya mereka setelah dua tahun absen dari panggung Indonesia.
Promotor konser, Ravel Entertainment, menyampaikan bahwa proses mendatangkan band legendaris ini berjalan lancar. Menurut pendirinya, Ravel Junardy, Avenged Sevenfold memang memiliki keinginan besar untuk kembali tampil di Tanah Air.
“Justru mereka yang sangat ingin ke sini, dan mereka berjanji akan membawakan hal yang sangat spesial,” kata Ravel dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa. Pernyataan ini menegaskan antusiasme band dalam mempersiapkan pertunjukan yang menarik bagi para penggemar.
Tiket konser dibagi menjadi beberapa kategori untuk menyesuaikan preferensi penggemar. Harga mulai dari Rp665 ribu untuk CAT 3 hingga Rp2,55 juta untuk kelas Festival A. Penjualan tiket akan dimulai pada 6 April untuk Deathbat Pre Sale, sedangkan General Sale dibuka mulai 8 April. Promotor menargetkan total penonton mencapai 40 ribu orang, sesuai kapasitas maksimal stadion, namun jumlah tiket yang dilepas bisa disesuaikan demi kenyamanan penonton.
Ravel menambahkan bahwa meski kapasitas Jakarta International Stadium cukup besar, pengaturan tempat duduk dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama. Hal ini mencerminkan pengalaman menonton konser yang aman dan menyenangkan bagi seluruh penggemar.
Baca juga: “Film Horor “Kuasa Gelap” Jadi Ajang Comeback Feby Febiola”
Sebelum pengumuman resmi, kabar kedatangan Avenged Sevenfold ke Indonesia sudah ramai diperbincangkan di media sosial. Vokalis band, Matt Shadows, bahkan sempat memberikan sinyal terkait kemungkinan konser di Jakarta melalui komunitas online.
Matt terlihat aktif menanggapi percakapan penggemar di kanal Discord bertema Indonesian Chat, menanyakan waktu yang tepat untuk kembali tampil di Indonesia. Interaksi ini semakin memperkuat spekulasi dan antusiasme penggemar lokal, menegaskan hubungan dekat antara band dan basis penggemarnya di Tanah Air.
Avenged Sevenfold terakhir kali tampil di Indonesia pada 25 Mei 2024 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, sebagai bagian dari tur Asia mereka. Pertunjukan tersebut disambut meriah oleh penggemar. Sebelumnya, band ini juga pernah tampil di Indonesia pada tahun 2015, yang menandai awal popularitas mereka di kancah musik metal lokal.
Kehadiran mereka di Jakarta pada Oktober 2026 akan menjadi momen penting karena menandai comeback band secara penuh dan pertunjukan spesial yang menjanjikan pengalaman musik yang berbeda dibanding tur sebelumnya.
Konser Avenged Sevenfold Live in Indonesia bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga ajang pertemuan emosional antara band dan penggemar Deathbat. Dengan tiket yang sudah tersedia, persiapan matang, dan antusiasme tinggi dari band maupun penggemar, konser ini berpotensi menjadi salah satu acara musik terbesar di Jakarta tahun 2026.
Selain hiburan, kedatangan Avenged Sevenfold juga menunjukkan tren kuat musik metal internasional di Indonesia, menegaskan posisi Jakarta sebagai kota penting dalam tur global band-band besar. Penggemar disarankan mengikuti pengumuman resmi untuk update jadwal, pembelian tiket, dan informasi tambahan terkait pengalaman konser.
Baca juga: “9 Lagu Avenged Sevenfold yang Paling Sering Dibawakan saat Konser”






Leave a Reply