fikiryazilari.net – PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan pemberian diskon 10 persen untuk pembelian avtur. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026 dan menjaga stabilitas harga tiket pesawat. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah menjaga keterjangkauan transportasi udara.
“Penyesuaian harga ini berlaku di 37 bandara dan diharapkan membantu maskapai mengoptimalkan biaya operasional selama peak season Lebaran,” ujar Roberth dalam keterangannya di Jakarta, Kamis. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat berupa harga tiket yang lebih kompetitif.
Cakupan Bandara dan Implementasi Diskon
Diskon avtur berlaku di bandara seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera seperti Kualanamu, Minangkabau, Sultan Iskandar Muda, Hang Nadim, Hanandjoeddin, Sultan Syarif Kasim II, dan Sultan Mahmud Badaruddin. Di Jawa, bandara yang termasuk adalah Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Achmad Yani, Kertajati, Juanda, dan Adisutjipto. Di wilayah Bali dan NTB, diskon diterapkan di Ngurah Rai dan Bandara Internasional Lombok.
Sementara itu, di Kalimantan, bandara yang mendapatkan kebijakan ini antara lain Supadio, Syamsuddin Noor, dan Sepinggan. Di Sulawesi, termasuk Hasanuddin dan Sam Ratulangi. Di wilayah timur Indonesia, seperti Maluku dan Papua, kebijakan ini berlaku di Pattimura, Frans Kaisiepo, dan Sentani. Dengan cakupan yang luas ini, Pertamina memastikan distribusi avtur merata dan dukungan terhadap seluruh maskapai nasional selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Ketahanan Stok Avtur dan Tim Siaga
Selain pemberian diskon, Pertamina Patra Niaga menekankan ketahanan stok avtur nasional tetap terjaga. Rata-rata pasokan nasional tersedia selama lebih dari 30 hari, sehingga mengurangi risiko kekurangan di tengah permintaan tinggi. Seluruh Aviation Fuel Terminal (AFT) beroperasi dengan tim siaga penuh untuk menjamin kelancaran distribusi dan pelayanan.
“Kami berkomitmen menjaga pasokan energi penerbangan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar selama momen kebersamaan Idul Fitri,” kata Roberth. Langkah ini mencerminkan kesiapan Pertamina dalam mendukung arus mudik udara sekaligus menjaga stabilitas industri penerbangan nasional.
Dampak Kebijakan terhadap Industri Penerbangan
Diskon avtur 10 persen dapat membantu maskapai menekan biaya operasional, sehingga potensi kenaikan harga tiket pesawat selama peak season dapat diminimalkan. Maskapai dapat menyesuaikan tarif tiket dengan lebih fleksibel tanpa menanggung beban biaya bahan bakar yang tinggi. Dengan demikian, masyarakat yang melakukan perjalanan udara untuk mudik Lebaran dapat menikmati harga tiket yang lebih kompetitif.
Selain aspek biaya, kebijakan ini juga berdampak pada manajemen logistik dan distribusi energi. Dengan stok avtur yang cukup dan distribusi terkontrol, maskapai dapat merencanakan penerbangan tepat waktu tanpa risiko gangguan akibat pasokan terbatas. Hal ini penting terutama di bandara-bandara yang melayani penerbangan domestik dan internasional dengan traffic tinggi selama Lebaran.
Kontribusi Pertamina terhadap Stabilitas Transportasi Udara
Langkah Pertamina Patra Niaga mencerminkan peran strategis perusahaan dalam mendukung mobilitas nasional. Selain memastikan pasokan energi, kebijakan harga khusus ini membantu industri penerbangan beroperasi lebih efisien. Dukungan semacam ini juga mencegah potensi kenaikan harga tiket berlebihan, sekaligus mendukung pemerataan layanan transportasi udara di seluruh wilayah Indonesia.
Kebijakan serupa sebelumnya diterapkan oleh Pertamina pada musim liburan besar, dengan fokus menjaga stabilitas harga avtur, meningkatkan efisiensi operasional maskapai, dan menjaga akses transportasi udara bagi masyarakat luas. Penerapan pengalaman ini diharapkan menciptakan standar operasional yang konsisten dan terukur untuk peak season mendatang.
Dukungan Energi dan Mobilitas Masyarakat
Dengan pemberian diskon avtur 10 persen di 37 bandara dan jaminan stok lebih dari 30 hari, Pertamina Patra Niaga memastikan mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026 tetap lancar. Kebijakan ini membantu maskapai mengoptimalkan biaya, menjaga harga tiket terjangkau, serta menjamin kelancaran distribusi energi di seluruh Indonesia.
Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, perusahaan energi, dan industri penerbangan dalam mendukung kegiatan mudik nasional. Selain manfaat ekonomis bagi maskapai, masyarakat juga mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien, yang sejalan dengan misi Pertamina dalam menjaga ketahanan energi dan stabilitas transportasi udara nasional.






Leave a Reply